Riungan Gede Jasinga Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Memperkuat Jati Diri Budaya Bogor

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riungan Gede Jasinga Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Memperkuat Jati Diri Budaya Bogor.

Riungan Gede Jasinga Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Memperkuat Jati Diri Budaya Bogor.

BOGOR SATU – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan budaya melalui penyelenggaraan Riungan Gede Jasinga dan Pagelaran Wayang Golek 4 Dalang. Kegiatan yang berlangsung pada 9–10 Juni 2026 di Pendopo Eks Kawedanaan Jasinga ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Dengan mengusung tema “Ngariksa Budaya Sangkan Napak Dina Uga Jati Jayasingha”, Riungan Gede Jasinga menghadirkan berbagai agenda yang sarat makna. Helaran budaya, Festival Dongdang, prosesi penyerahan air dan tanah dari 16 desa, sarasehan sejarah, hingga ngaliwet bareng menjadi simbol kebersamaan dalam menjaga akar tradisi yang telah diwariskan turun-temurun.

Baca Juga :  Dua Kali Berturut-turut Raih WTP, Pemkab Bogor Perkuat Kepercayaan Publik

Pagelaran Wayang Golek 4 Dalang menjadi magnet utama yang menyedot perhatian warga. Penampilan Dadan Sunandar Sunarya, Arie Sunarya, Khanha Ade Kosasih Sunarya, dan Wawan Ajen tidak hanya menghibur, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kehidupan yang tersirat dalam kisah pewayangan sebagai media edukasi budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan seni tradisional. Pelestarian budaya, menurutnya, harus dilakukan bersama agar filosofi dan kearifan lokal Sunda tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Baca Juga :  Tiga Agenda Prioritas Dibahas, Pemkab Bogor dan TNI AD Perkuat Kolaborasi Daerah

Riungan Gede Jasinga juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga, tokoh adat, serta para kasepuhan dari berbagai daerah. Semangat kebersamaan yang tercipta diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan budaya daerah, sehingga identitas Bogor tetap terjaga dan terus diwariskan dari masa ke masa.

Penulis : Alzio

Editor : Arzian

Berita Terkait

Komitmen Pelayanan Prima Antar RSUD Ciawi Raih Penghargaan FKRTL Berkomitmen 2026
Desa Siaga TB Jadi Strategi Andalan Kabupaten Bogor Tekan Kasus Tuberkulosis
KaBogorfest 2026 Raih Apresiasi Tinggi, Mayoritas Pengunjung Mengaku Puas
UPT Stadion Pakansari Bergerak Cepat Tingkatkan Keamanan Parkir
Pemkab Bogor Dorong Kemajuan Budidaya Ikan Koi Melalui Kunjungan ke Yamagen Koi Farm
Bupati Bogor Tinjau Potensi Perikanan Ciseeng, Komitmen Dukung Kebutuhan Pembudidaya
Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia II Perkuat Syiar Islam dari Kabupaten Bogor
Pawai Obor 1 Muharram Jadi Simbol Persatuan dan Semangat Hijrah Warga Bogor
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:42 WIB

Komitmen Pelayanan Prima Antar RSUD Ciawi Raih Penghargaan FKRTL Berkomitmen 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:34 WIB

Desa Siaga TB Jadi Strategi Andalan Kabupaten Bogor Tekan Kasus Tuberkulosis

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:35 WIB

KaBogorfest 2026 Raih Apresiasi Tinggi, Mayoritas Pengunjung Mengaku Puas

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:41 WIB

UPT Stadion Pakansari Bergerak Cepat Tingkatkan Keamanan Parkir

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:43 WIB

Pemkab Bogor Dorong Kemajuan Budidaya Ikan Koi Melalui Kunjungan ke Yamagen Koi Farm

Berita Terbaru