BOGOR SATU – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah. Salah satunya melalui sinergi dengan TNI Angkatan Darat yang difokuskan pada penanganan sampah, antisipasi kekeringan, serta dukungan pembangunan infrastruktur strategis di Kabupaten Bogor.
Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Mabes TNI AD, Jakarta. Pertemuan yang dihadiri jajaran pemerintah daerah dan TNI itu menjadi wadah untuk menyamakan langkah dalam menghadapi persoalan lingkungan dan dampak perubahan musim yang berpotensi memengaruhi kehidupan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa berdasarkan proyeksi BMKG, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius sehingga diperlukan langkah mitigasi lebih awal, terutama di wilayah yang memiliki potensi mengalami kekurangan pasokan air bersih.
Selain membahas kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, rapat juga menyoroti pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan. Kabupaten Bogor tengah mendorong pemanfaatan teknologi pengolahan sampah yang tidak hanya mengurangi volume limbah, tetapi juga menghasilkan energi dan bahan bakar alternatif yang bernilai ekonomis.
Melalui kolaborasi yang semakin erat antara Pemkab Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan TNI Angkatan Darat, diharapkan berbagai program strategis dapat berjalan lebih optimal. Kerja sama ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta menciptakan pembangunan daerah yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Penulis : Alzio
Editor : Arzian









