BOGOR SATU – Upaya penanganan banjir di kawasan Jalan Kemang–Parung mulai direalisasikan Pemerintah Kabupaten Bogor. Salah satu langkah awal yang dilakukan yakni penertiban ratusan bangunan liar yang berdiri di atas Daerah Milik Jalan (Damija) dan saluran irigasi Kali Angke 1.
Bangunan-bangunan tersebut sebelumnya diketahui berdiri di sepanjang jalur nasional dan sebagian besar dimanfaatkan sebagai tempat usaha maupun lapak pedagang kaki lima. Kondisi itu menyebabkan saluran air menyempit dan aliran drainase tidak berjalan optimal saat hujan turun.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan penataan kawasan dilakukan demi kepentingan masyarakat luas. Selain mengurangi potensi banjir, penertiban juga diharapkan membuat kawasan Kemang–Parung lebih tertata dan nyaman dilalui pengguna jalan.
Sebelum proses pembongkaran dilakukan, pemerintah telah memberikan surat peringatan dan waktu pembongkaran mandiri kepada para pemilik bangunan. Sejumlah warga pun mulai membongkar bangunan mereka secara bertahap dengan pengawasan dari petugas gabungan.
Satpol PP Kecamatan Kemang memastikan proses penertiban berlangsung aman dan kondusif. Setelah seluruh area steril, pemerintah akan melanjutkan program penataan dan normalisasi saluran air agar persoalan genangan di Jalan Kemang–Parung dapat diminimalisir.
Penulis : Alzio
Editor : Arzian









