BOGOR SATU – Pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, menjadi sejarah baru bagi Kabupaten Bogor. Untuk pertama kalinya, agenda resmi peringatan hari jadi daerah dilaksanakan di luar kawasan pusat pemerintahan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pemerintah lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, pembangunan harus dilihat dari kebutuhan riil warga di lapangan, termasuk mereka yang tinggal di wilayah yang selama ini relatif jauh dari pusat pelayanan.
Melalui momentum HJB ke-544, Pemerintah Kabupaten Bogor ingin menunjukkan bahwa seluruh wilayah memiliki hak yang sama untuk memperoleh perhatian dan pembangunan. Desa Malasari dipilih sebagai representasi dari banyak daerah yang masih membutuhkan percepatan pembangunan dan peningkatan layanan dasar.
Dalam kunjungannya, Rudy menerima berbagai masukan langsung dari masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, penerangan jalan, hingga fasilitas pendukung pelayanan darurat. Aspirasi tersebut menjadi gambaran kondisi yang juga ditemui di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Bogor.
Ia menegaskan, semangat membangun Kabupaten Bogor ke depan adalah memastikan pembangunan tidak terpusat di kawasan tertentu saja. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, dari perkotaan hingga wilayah pelosok.
Penulis : Alzio
Editor : Arzian









