BOGOR SATU – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mengoptimalkan berbagai langkah percepatan penuntasan tuberkulosis melalui program Desa Siaga TB. Program ini menjadi salah satu strategi unggulan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit TB.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan bahwa karakteristik wilayah Kabupaten Bogor yang luas membutuhkan pendekatan berbasis komunitas agar penanganan TB dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Saat ini, Pemkab Bogor didukung oleh jaringan layanan kesehatan yang cukup lengkap, mulai dari rumah sakit daerah, rumah sakit paru, puskesmas, puskesmas pembantu, rumah sakit swasta, hingga klinik kesehatan yang tersebar di berbagai kecamatan.
Pelaksanaan Desa Siaga TB di lebih dari 100 desa pada tahun 2025 terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan capaian penemuan kasus dan keberhasilan penanganan pasien. Masyarakat turut berperan aktif dalam edukasi, pelacakan kontak erat, dan pendampingan pengobatan.
Ke depan, Pemkab Bogor berkomitmen memperluas cakupan program tersebut agar seluruh desa dan kelurahan dapat terlibat dalam upaya eliminasi TB. Dengan dukungan lintas sektor, target penuntasan tuberkulosis di Kabupaten Bogor diharapkan dapat tercapai secara optimal.
Penulis : Alzio
Editor : Arzian









