BOGOR SATU – Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa Kabupaten Bogor yang digelar pada penutupan KaBOGORFEST 2026 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak pagi hari, warga memadati area penjualan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Program yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan tersebut menyediakan beragam komoditas penting, mulai dari beras premium, telur ayam ras, minyak goreng, gula pasir, hingga aneka produk hortikultura dan protein hewani. Seluruh bahan pangan yang disiapkan berhasil terserap masyarakat hingga kegiatan berakhir.
Sebanyak enam ton komoditas pangan disalurkan dalam pelaksanaan GPM kali ini. Tingginya daya serap masyarakat menunjukkan bahwa program pangan murah masih menjadi salah satu kebutuhan yang sangat dinantikan warga, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menjelaskan bahwa GPM merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan pangan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan pokok berkualitas dengan harga yang lebih bersahabat.
Selain membantu menekan pengeluaran masyarakat, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Penulis : Alzio
Editor : Arzian









