BOGOR SATU – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat komitmen dalam menata ruang publik yang tertib dan berfungsi optimal. Di bawah arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, penataan kawasan Pasar Parung mulai dilakukan sebagai langkah strategis untuk mengatasi kemacetan sekaligus menciptakan kenyamanan bagi masyarakat.
Penataan diawali dengan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di badan jalan. Upaya ini melibatkan lintas instansi dan dilakukan dengan pendekatan humanis, sehingga para pedagang tetap mendapatkan solusi tanpa harus kehilangan mata pencaharian.
Pemerintah telah menyiapkan tempat relokasi di dalam kawasan Perumda Pasar Tohaga Parung. Ratusan kios dan los disediakan untuk menampung para pedagang, bahkan sementara ini diberikan kemudahan tanpa biaya sewa agar proses penataan berjalan lebih efektif.
Tak hanya itu, pembenahan kawasan juga menyasar aspek visual dan keteraturan lingkungan. Penertiban reklame dan pemanfaatan sempadan jalan menjadi bagian dari upaya menciptakan wajah pasar yang lebih rapi dan representatif sebagai pusat ekonomi lokal.
Ke depan, penataan akan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk rencana pelebaran jalan di titik-titik rawan kemacetan. Pemerintah berharap dukungan masyarakat untuk tidak kembali bertransaksi di pinggir jalan, sehingga kondisi tertib dan nyaman di Pasar Parung dapat terus terjaga.
Penulis : Alzio
Editor : Arzian









