BOGOR SATU – Upaya pemulihan kualitas lingkungan di Sungai Cileungsi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penangkapan ikan sapu-sapu yang dinilai berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.
Kegiatan yang melibatkan komunitas peduli lingkungan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai. Pemerintah berharap kesadaran warga untuk tidak membuang sampah maupun limbah ke aliran sungai semakin meningkat.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kemitraan DLH Kabupaten Bogor, Muji Lestari menuturkan, kualitas sungai yang terjaga akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta mendukung keberlangsungan habitat berbagai jenis ikan dan organisme air lainnya.
Perwakilan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) mengungkapkan bahwa kondisi Sungai Cileungsi saat ini menunjukkan perubahan yang cukup menggembirakan. Setelah bertahun-tahun menghadapi persoalan pencemaran, warna air sungai kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Tanda-tanda pemulihan ekosistem juga terlihat dari mulai kembalinya ikan-ikan lokal seperti tawes dan mujair ke perairan sungai. Ke depan, sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat untuk menjaga kualitas sungai sekaligus mendukung upaya pengendalian banjir di wilayah Cileungsi dan Cikeas.
Penulis : Alzio
Editor : Arzian









