MQK Kabupaten Bogor Jadi Ajang Aktualisasi Kitab Kuning dan Penguatan Kompetensi Santri

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MQK Kabupaten Bogor Jadi Ajang Aktualisasi Kitab Kuning dan Penguatan Kompetensi Santri.

MQK Kabupaten Bogor Jadi Ajang Aktualisasi Kitab Kuning dan Penguatan Kompetensi Santri.

BOGOR SATU – Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ke-2 tingkat Kabupaten Bogor mendapat respons positif dari kalangan santri. Kegiatan ini dinilai sebagai ruang penting untuk mengaktualisasikan ilmu kitab kuning yang selama ini dipelajari di pesantren, sekaligus menjadi ajang pengembangan kemampuan keilmuan Islam secara nyata.

Diselenggarakan pada 13–15 April 2026 di Pondok Pesantren Fajrussalam, Babakan Madang, MQK tahun ini melibatkan sekitar 997 peserta dari 40 kecamatan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, serta berbagai pondok pesantren, yang bersama-sama mendorong peningkatan kualitas pendidikan keagamaan.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan MQK sebagai sarana memotivasi santri dalam memperdalam ilmu agama. Ia menilai kegiatan ini mampu meningkatkan semangat belajar sekaligus mengasah kemampuan membaca, memahami, dan mengkaji kitab kuning secara lebih mendalam.

Para peserta merasakan langsung manfaat dari ajang ini. Selain menguji kemampuan membaca kitab gundul, MQK juga menjadi wadah untuk melatih mental, memperluas wawasan, serta membangun jejaring antar santri dari berbagai daerah. Hal ini memperkuat eksistensi pesantren sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Program Digitalisasi Masjid ISalaam DMI Kabupaten Bogor Berpotensi Jadi Percontohan Nasional

Ke depan, MQK diharapkan terus berlanjut dan berkembang sebagai sarana mencetak kader ulama masa depan. Dengan pembinaan berkelanjutan bagi para juara untuk melaju ke tingkat provinsi hingga nasional, kegiatan ini diyakini mampu memperkuat peran santri dalam menjawab tantangan zaman, termasuk di era digital.

Penulis : Alzio

Editor : Arzian

Berita Terkait

Pemkab Bogor Percepat Reformasi Perizinan Demi Dorong Investasi dan Dongkrak PAD
Rudy Susmanto Dorong Layanan Haji Lebih Humanis dan Terintegrasi di Kabupaten Bogor
Wajah Baru Pasar Parung, Penataan PKL dan Kawasan Didorong Lebih Humanis
Pastikan Tepat Sasaran, Pemkab Bogor dan BPS Lakukan Ground Check PBI JK Non Aktif
Jembatan di Rumpin Ambruk, Wabup Bogor Gerak Cepat Tinjau dan Siapkan Penanganan
Finalisasi PSEL Galuga, Bogor Raya Menuju Era Baru Pengelolaan Sampah
Rudy Susmanto dan Thomas Rajunio Matangkan Sinergi TMMD ke-128 untuk Stabilitas dan Pemerataan Pembangunan
Rudy Susmanto Perkuat Kolaborasi Pembangunan Bogor–Jabar di Musrenbang RKPD 2027
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Bogor Percepat Reformasi Perizinan Demi Dorong Investasi dan Dongkrak PAD

Jumat, 17 April 2026 - 21:10 WIB

Rudy Susmanto Dorong Layanan Haji Lebih Humanis dan Terintegrasi di Kabupaten Bogor

Jumat, 17 April 2026 - 14:37 WIB

Wajah Baru Pasar Parung, Penataan PKL dan Kawasan Didorong Lebih Humanis

Jumat, 17 April 2026 - 10:52 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Pemkab Bogor dan BPS Lakukan Ground Check PBI JK Non Aktif

Kamis, 16 April 2026 - 20:17 WIB

Jembatan di Rumpin Ambruk, Wabup Bogor Gerak Cepat Tinjau dan Siapkan Penanganan

Berita Terbaru