Pemkab Bogor Mulai Appraisal Lahan Terdampak TPA Galuga, DLH Diminta Bergerak Cepat

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Bogor Mulai Appraisal Lahan Terdampak TPA Galuga, DLH Diminta Bergerak Cepat.

Pemkab Bogor Mulai Appraisal Lahan Terdampak TPA Galuga, DLH Diminta Bergerak Cepat.

BOGOR SATU – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai menempuh langkah strategis dalam menyelesaikan persoalan dampak operasional di TPA Galuga dengan melakukan appraisal terhadap tanah milik warga di sekitar lokasi.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa proses appraisal menjadi fondasi awal sebelum pemerintah mengambil keputusan terkait pengadaan maupun pembebasan lahan. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan secara jelas batas wilayah terdampak sekaligus menentukan nilai tanah secara objektif melalui mekanisme profesional.

Menurutnya, penilaian akan mencakup lahan yang berada dalam kewenangan Pemerintah Kabupaten Bogor serta Pemerintah Kota Bogor. Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan transparansi, kepastian hukum, dan kejelasan bagi masyarakat yang terdampak.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD 2027, Rudy Susmanto Pastikan Program Tepat Sasaran

Di sisi lain, pemerintah daerah memastikan bahwa pengelolaan sampah tetap berjalan normal selama proses berlangsung. Operasional TPA Galuga tidak boleh terhambat karena menyangkut pelayanan publik yang vital.

Bupati pun meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor segera mempercepat proses appraisal agar aktivitas pembuangan sampah tetap lancar.

“Kami meminta kepada DLH untuk secepatnya sehingga proses pembuangan sampah tidak terganggu di TPA Galuga,” ujar Rudy Susmanto.

Sebelumnya, persoalan ini mencuat setelah warga melakukan aksi penutupan akses menuju TPA Galuga pada Senin, 2 Maret 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas dampak lingkungan yang dirasakan sekaligus menuntut kompensasi dan kejelasan pembebasan lahan.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Pimpin Rapat Awal RKPD 2027, Pastikan Pembangunan Kabupaten Bogor Fokus dan Berkelanjutan

Warga menyampaikan bahwa dampak pencemaran telah dirasakan selama kurang lebih lima tahun. Ia menyebut para pemilik lahan telah beberapa kali menyampaikan keluhan kepada DLH tingkat kota dan kabupaten, namun hingga kini belum memperoleh kepastian penyelesaian.

Sedikitnya 26 pemilik tanah terdampak aktivitas TPA Galuga dan mengaku belum pernah menerima kompensasi maupun perhatian resmi atas kerugian yang dialami selama bertahun-tahun.

Penulis : Alzio

Editor : Arzian

Berita Terkait

Ngubek Empang Meriahkan HJB ke-544, Warga Malasari Berburu Ikan dan Kebahagiaan
Sambut HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Bogor Satukan Olahraga, Sejarah, dan Wisata
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Komunitas Lingkungan Perkuat Gerakan Peduli Alam
Meriahkan HJB ke-544, Turnamen Voli Karang Taruna Jadi Panggung Atlet Muda di Malasari
Pemkab Bogor Hadirkan Tabligh Akbar untuk Menyemarakkan HJB ke-544
Inovasi “Lapor Pak Bupati” Bawa Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Nasional
Pengungkapan Kasus Tambang Ilegal dan Subsidi Energi Tuai Apresiasi Bupati Bogor
Pemulihan Sungai Cileungsi Terus Berjalan, Warga dan DLH Tertibkan Ikan Sapu-Sapu
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:48 WIB

Ngubek Empang Meriahkan HJB ke-544, Warga Malasari Berburu Ikan dan Kebahagiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:45 WIB

Sambut HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Bogor Satukan Olahraga, Sejarah, dan Wisata

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:42 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Komunitas Lingkungan Perkuat Gerakan Peduli Alam

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:37 WIB

Meriahkan HJB ke-544, Turnamen Voli Karang Taruna Jadi Panggung Atlet Muda di Malasari

Senin, 1 Juni 2026 - 23:55 WIB

Pemkab Bogor Hadirkan Tabligh Akbar untuk Menyemarakkan HJB ke-544

Berita Terbaru