HJB 544 Digelar Lebih Sederhana, Fokus pada Dampak Nyata untuk Warga

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HJB 544 Digelar Lebih Sederhana, Fokus pada Dampak Nyata untuk Warga.

HJB 544 Digelar Lebih Sederhana, Fokus pada Dampak Nyata untuk Warga.

BOGOR SATU – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menyiapkan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dengan pendekatan yang lebih sederhana namun tetap memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Perayaan tahun ini dirancang tidak hanya sebagai seremoni, tetapi juga sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan pelayanan publik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan akan berlangsung mulai 10 Mei hingga 14 Juni 2026. Puncak acara tetap digelar pada 3 Juni melalui upacara resmi dan helaran budaya yang menjadi identitas Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Pastikan Tindak Lanjut Rekomendasi Ombudsman, Pengelolaan TPA Galuga Disiapkan Lebih Berkelanjutan 2026–2028

Beragam kegiatan akan meramaikan HJB, mulai dari Bogor Run, Festival Budaya Nusantara, hingga Car Free Day yang dipusatkan di kawasan Cibinong. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wadah bagi pelaku UMKM dan seniman lokal untuk tampil dan berkembang.

Selain itu, Pemkab Bogor juga memanfaatkan momentum ini untuk meresmikan berbagai infrastruktur yang telah rampung dibangun. Kehadiran fasilitas seperti puskesmas, alun-alun, hingga gedung pelayanan publik diharapkan semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Bogor Rudy Susmanto Turun ke Sukamakmur, Tegaskan Pembangunan Tak Boleh Abaikan Keselamatan dan Lingkungan

Tak kalah penting, semangat HJB juga diwujudkan melalui aksi peduli lingkungan, seperti pelepasan ikan indukan di hulu Sungai Ciliwung. Dengan konsep yang lebih membumi, HJB ke-544 diharapkan tidak hanya dirasakan sebagai perayaan, tetapi juga membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Penulis : Alzio

Editor : Arzian

Berita Terkait

Selaras Kebijakan Jawa Barat, Kabupaten Bogor Susun Payung Hukum Penanganan LGBT
2.000 Pohon Ditanam di Pakansari, Pemkab Bogor Perkuat Komitmen Hijau untuk Masa Depan
Nikmati Kuliner Lokal, Bupati Bogor Dorong Perputaran Ekonomi UMKM di Kabupaten Bogor
Nikah Massal di Masjid Baitul Faizin, Wujud Kolaborasi Pemkab Bogor dan Kemenag Layani Masyarakat
Optimalisasi Lahan Bojonggede-Kemang, Pemkab Bogor Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
Pemkab Bogor Perkuat Sinergi dengan BBWS Citarum untuk Percepatan Bendungan Cibeet dan Cijurey
KUA-PPAS 2027 Disusun, Pemkab Bogor Prioritaskan Infrastruktur dan Ekonomi Lokal
Pemkab Bogor Pastikan Pelaksanaan Putusan PTUN Berjalan Bertahap dan Transparan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:07 WIB

Selaras Kebijakan Jawa Barat, Kabupaten Bogor Susun Payung Hukum Penanganan LGBT

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:06 WIB

2.000 Pohon Ditanam di Pakansari, Pemkab Bogor Perkuat Komitmen Hijau untuk Masa Depan

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:48 WIB

Nikmati Kuliner Lokal, Bupati Bogor Dorong Perputaran Ekonomi UMKM di Kabupaten Bogor

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:46 WIB

Nikah Massal di Masjid Baitul Faizin, Wujud Kolaborasi Pemkab Bogor dan Kemenag Layani Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:45 WIB

Optimalisasi Lahan Bojonggede-Kemang, Pemkab Bogor Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Berita Terbaru