Gunung Putri Disiapkan Jadi Role Model Pembangunan Desa Terpadu 2026

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Putri Disiapkan Jadi Role Model Pembangunan Desa Terpadu 2026.

Gunung Putri Disiapkan Jadi Role Model Pembangunan Desa Terpadu 2026.

BOGOR SATU – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menetapkan Desa Gunung Putri sebagai prototipe desa percontohan yang akan dibangun secara menyeluruh pada tahun 2026. Komitmen tersebut ditegaskan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam menghadirkan pembangunan yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Rudy saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran perangkat daerah dan Pemerintah Desa Gunung Putri di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bogor, Senin (9/2). Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Kepala Bapperida, para kepala dinas terkait, Camat, serta Kepala Desa Gunung Putri.

Rudy menekankan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti pada apresiasi simbolik, tetapi harus diwujudkan melalui perubahan konkret di lapangan. Desa Gunung Putri yang sebelumnya meraih Juara Ketiga dalam ajang Gapura Seribu Padjadjaran tingkat Provinsi Jawa Barat dinilai layak mendapat perhatian lebih karena telah mewakili 416 desa dan 19 kelurahan di Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Akses Dibuka, Nirmala Jadi Magnet Wisata Baru di Kabupaten Bogor

“Bukan soal juara satu, dua, atau tiga, tetapi Desa Gunung Putri sudah membawa nama baik Kabupaten Bogor. Maka wajah desanya harus benar-benar berubah,” tegas Rudy.

Ia meminta seluruh perangkat daerah melakukan intervensi pembangunan secara terpadu. Dinas PUPR diminta menata dan memperbaiki infrastruktur jalan serta menginventarisasi kewenangan penanganan jalan lingkungan dan saluran irigasi. Pengelolaan sumber daya air, khususnya Setu Gunung Putri, juga harus segera ditangani agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Selain itu, percepatan legalitas lahan melalui program redistribusi tanah diprioritaskan agar masyarakat memperoleh kepastian hukum atas kepemilikan lahan. Rudy menegaskan agar tidak ada lagi proses yang berlarut tanpa kepastian waktu.

Di bidang perhubungan, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) diminta segera direalisasikan agar wilayah Gunung Putri tidak lagi gelap pada malam hari. BPBD bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga diminta mengkaji pengadaan kapal wisata di Setu Gunung Putri yang dapat difungsikan untuk penanganan bencana sekaligus mendukung sektor pariwisata dan perekonomian warga.

Baca Juga :  HJB ke-544 di Malasari, Kabupaten Bogor Kembali Menyapa Jejak Sejarahnya

Dinas Lingkungan Hidup ditugaskan melakukan penghijauan di kawasan yang selama ini identik dengan industri tersebut. Program pembagian bibit buah ke rumah-rumah warga didorong agar dalam satu hingga dua tahun ke depan Gunung Putri dapat berkembang menjadi sentra buah.

Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika diminta mempercepat transformasi kantor desa menjadi kantor desa digital. Penguatan identitas wilayah, khususnya di Exit Tol Gunung Putri sebagai salah satu gerbang masuk Kabupaten Bogor, juga menjadi perhatian.

“Ketika orang keluar dari Exit Tol Gunung Putri, harus langsung tahu bahwa mereka masuk Kabupaten Bogor, bahkan ke Desa Wisata Gunung Putri,” ujarnya.

Rudy menargetkan setelah Hari Raya Idul Fitri, seluruh perangkat daerah bersama pemerintah desa dapat bergerak bersama membangun Gunung Putri. Desa ini akan dijadikan prototipe yang nantinya menjadi contoh pembangunan terpadu bagi desa-desa lain di Kabupaten Bogor.

Penulis : Alzio

Editor : Arzian

Berita Terkait

Selaras Kebijakan Jawa Barat, Kabupaten Bogor Susun Payung Hukum Penanganan LGBT
2.000 Pohon Ditanam di Pakansari, Pemkab Bogor Perkuat Komitmen Hijau untuk Masa Depan
Nikmati Kuliner Lokal, Bupati Bogor Dorong Perputaran Ekonomi UMKM di Kabupaten Bogor
Nikah Massal di Masjid Baitul Faizin, Wujud Kolaborasi Pemkab Bogor dan Kemenag Layani Masyarakat
Optimalisasi Lahan Bojonggede-Kemang, Pemkab Bogor Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
Pemkab Bogor Perkuat Sinergi dengan BBWS Citarum untuk Percepatan Bendungan Cibeet dan Cijurey
KUA-PPAS 2027 Disusun, Pemkab Bogor Prioritaskan Infrastruktur dan Ekonomi Lokal
Pemkab Bogor Pastikan Pelaksanaan Putusan PTUN Berjalan Bertahap dan Transparan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:07 WIB

Selaras Kebijakan Jawa Barat, Kabupaten Bogor Susun Payung Hukum Penanganan LGBT

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:06 WIB

2.000 Pohon Ditanam di Pakansari, Pemkab Bogor Perkuat Komitmen Hijau untuk Masa Depan

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:48 WIB

Nikmati Kuliner Lokal, Bupati Bogor Dorong Perputaran Ekonomi UMKM di Kabupaten Bogor

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:46 WIB

Nikah Massal di Masjid Baitul Faizin, Wujud Kolaborasi Pemkab Bogor dan Kemenag Layani Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:45 WIB

Optimalisasi Lahan Bojonggede-Kemang, Pemkab Bogor Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Berita Terbaru