BOGOR SATU – Suasana berbeda mewarnai peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Untuk pertama kalinya, upacara peringatan digelar di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, sebuah kawasan yang memiliki nilai historis penting dalam perjalanan awal pemerintahan Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa pemilihan Malasari bukan sekadar perpindahan lokasi kegiatan seremonial. Langkah tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah sekaligus upaya mengingatkan masyarakat akan asal-usul berdirinya Kabupaten Bogor yang tidak boleh terlupakan oleh perkembangan zaman.
Di hadapan ribuan peserta upacara, Rudy mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat Hari Jadi Bogor sebagai energi bersama dalam membangun daerah. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Bogor harus lahir dari kerja keras, persatuan, dan kepedulian seluruh warga terhadap daerahnya.
Momentum bersejarah ini turut dihadiri para mantan pemimpin Kabupaten Bogor, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga masyarakat dari berbagai wilayah. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat kesinambungan pembangunan dari masa ke masa.
Peringatan HJB ke-544 di Citalahab Malasari menjadi pengingat bahwa sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga menjadi fondasi dalam menatap masa depan. Dari wilayah yang pernah menjadi bagian penting perjalanan Kabupaten Bogor, semangat untuk terus maju kembali diteguhkan bersama.
Penulis : Alzio
Editor : Arzian









