SPPG Cijujung dan Koperasi Kadin Jadi Motor Penggerak Gizi dan Ekonomi di Kabupaten Bogor

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPPG Cijujung dan Koperasi Kadin Jadi Motor Penggerak Gizi dan Ekonomi di Kabupaten Bogor.

SPPG Cijujung dan Koperasi Kadin Jadi Motor Penggerak Gizi dan Ekonomi di Kabupaten Bogor.

BOGOR SATU – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung program strategis nasional kembali ditegaskan melalui peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cijujung dan Koperasi Kadin Kabupaten Bogor. Di bawah arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Jaro Ade, langkah ini menjadi bagian dari upaya terintegrasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

SPPG Cijujung hadir sebagai solusi konkret dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Program ini dirancang untuk memastikan penyediaan makanan bergizi yang aman, higienis, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya generasi unggul yang siap menghadapi masa depan.

Baca Juga :  Survei Indikator: Kepuasan Publik terhadap Kepemimpinan Rudy Susmanto Tembus 80,3 Persen

Tak hanya berfokus pada aspek kesehatan, keberadaan SPPG juga memberikan dampak ekonomi yang luas. Pemerintah daerah mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan baku, sehingga rantai pasok pangan dapat berjalan secara optimal dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Melalui Koperasi Kadin Kabupaten Bogor, potensi ekonomi lokal dikonsolidasikan agar lebih terstruktur dan berdaya saing. Koperasi ini diharapkan mampu menjadi penghubung antara kebutuhan program dengan kapasitas produksi petani, peternak, nelayan, serta UMKM di daerah.

Baca Juga :  Kabupaten Bogor Tampil Memukau di Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda

Kepala Badan Gizi Nasional RI, Dadan Hindayana, menilai implementasi program di Kabupaten Bogor memiliki prospek besar mengingat skala kebutuhan yang tinggi. Selain memperkuat ketahanan gizi, program ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta membuka peluang kerja baru bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis : Alzio

Editor : Arzian

Berita Terkait

Selaras Kebijakan Jawa Barat, Kabupaten Bogor Susun Payung Hukum Penanganan LGBT
2.000 Pohon Ditanam di Pakansari, Pemkab Bogor Perkuat Komitmen Hijau untuk Masa Depan
Nikmati Kuliner Lokal, Bupati Bogor Dorong Perputaran Ekonomi UMKM di Kabupaten Bogor
Nikah Massal di Masjid Baitul Faizin, Wujud Kolaborasi Pemkab Bogor dan Kemenag Layani Masyarakat
Optimalisasi Lahan Bojonggede-Kemang, Pemkab Bogor Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
Pemkab Bogor Perkuat Sinergi dengan BBWS Citarum untuk Percepatan Bendungan Cibeet dan Cijurey
KUA-PPAS 2027 Disusun, Pemkab Bogor Prioritaskan Infrastruktur dan Ekonomi Lokal
Pemkab Bogor Pastikan Pelaksanaan Putusan PTUN Berjalan Bertahap dan Transparan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:07 WIB

Selaras Kebijakan Jawa Barat, Kabupaten Bogor Susun Payung Hukum Penanganan LGBT

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:06 WIB

2.000 Pohon Ditanam di Pakansari, Pemkab Bogor Perkuat Komitmen Hijau untuk Masa Depan

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:48 WIB

Nikmati Kuliner Lokal, Bupati Bogor Dorong Perputaran Ekonomi UMKM di Kabupaten Bogor

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:46 WIB

Nikah Massal di Masjid Baitul Faizin, Wujud Kolaborasi Pemkab Bogor dan Kemenag Layani Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:45 WIB

Optimalisasi Lahan Bojonggede-Kemang, Pemkab Bogor Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Berita Terbaru