BOGOR SATU – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadirkan program Bazar Ramadan Istimewa yang dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar sebagai langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi serta membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di dua kecamatan, yakni Citeureup dan Cibungbulang pada Sabtu (14/3/2026). Dalam bazar ini, masyarakat dapat membeli paket sembako dengan harga sekitar Rp40.000 hingga Rp50.000, jauh lebih rendah dibandingkan harga normal di pasaran yang hampir mencapai Rp100.000 per paket.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadirkan untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idulfitri tanpa terbebani lonjakan harga di pasaran. Menurutnya, bazar Ramadan merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan harga pangan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Melly Kamelia, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui program Operasi Pasar Bersubsidi (OPAD). Dalam pelaksanaannya, setiap kecamatan disiapkan sekitar 3.000 paket sembako, dan antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak pagi hari dengan banyaknya warga yang datang untuk mengantre.
Selain paket sembako bersubsidi dari pemerintah, bazar Ramadan juga melibatkan pelaku usaha, retail modern, dan pelaku UMKM yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga diskon. Pemerintah Kabupaten Bogor berharap kegiatan bazar Ramadan, gerakan pangan murah, dan operasi pasar ini dapat membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri serta menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Bogor.
Penulis : Alzio
Editor : Arzian









