BOGOR SATU – Jembatan Cigoha di Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, dilaporkan ambruk setelah diterjang arus air yang deras pada Kamis, 16 April 2026. Akibat kejadian tersebut, jalur penghubung utama antara Sirnarasa dan Bantar Kuning terputus total.
Ambruknya jembatan yang berada di Kampung Pasir Kalong RT 13 RW 04 ini langsung berdampak pada aktivitas masyarakat. Warga mengalami kesulitan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, mulai dari bekerja, berdagang, hingga anak-anak yang harus pergi ke sekolah.
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui UPT Jalan dan Jembatan Wilayah X Jonggol langsung melakukan peninjauan ke lokasi kejadian. Hasil dari pengecekan lapangan tersebut akan segera dilaporkan kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sebagai dasar penanganan lanjutan.
Sementara itu, Kepala Desa Antajaya, Andi Pamungkas, bersama masyarakat setempat berinisiatif membangun jembatan darurat dari bambu. Langkah ini diambil untuk memastikan akses penyeberangan tetap bisa digunakan, khususnya oleh para pelajar.
Warga berharap adanya penanganan cepat dari pemerintah, termasuk kemungkinan pembangunan jembatan Bailey sebagai solusi sementara. Mengingat peran vital Jembatan Cigoha sebagai akses utama, pemulihan konektivitas menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.
Editor : Arzian









