Rudy Susmanto Tancap Gas, 516 Kilometer Jalan Dibangun dalam Setahun untuk Perkuat Ekonomi Bogor

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rudy Susmanto Tancap Gas, 516 Kilometer Jalan Dibangun dalam Setahun untuk Perkuat Ekonomi Bogor.

Rudy Susmanto Tancap Gas, 516 Kilometer Jalan Dibangun dalam Setahun untuk Perkuat Ekonomi Bogor.

BOGOR SATU – Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat lompatan signifikan di sektor infrastruktur sepanjang tahun pertama kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Dalam kurun waktu satu tahun, sebanyak 516,83 kilometer jalan kabupaten berhasil dibangun dan ditingkatkan sebagai bagian dari percepatan pemerataan pembangunan dan penguatan fondasi ekonomi daerah.

Pembangunan infrastruktur jalan dilakukan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Di kawasan barat, peningkatan ruas jalan difokuskan untuk membuka akses wilayah pertanian, pertambangan rakyat, serta kawasan permukiman yang terus berkembang. Wilayah Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Nanggung hingga Gunung Sindur menjadi prioritas guna menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara itu, wilayah timur Kabupaten Bogor juga mendapat perhatian melalui peningkatan konektivitas antar kecamatan guna memperlancar distribusi barang dan jasa. Pemerataan pembangunan ini menegaskan bahwa infrastruktur tidak hanya terpusat di satu kawasan, melainkan menjangkau seluruh penjuru daerah.

Sejumlah ruas strategis yang telah diselesaikan antara lain Jalan Sukamakmur–Arca yang menghubungkan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, Jalan Puncak Dua Sukawangi, Jalan Lingkar Singajaya–Cibodas, Jalan Cibucil Sukamaju, serta Jalan Poj Perum Asabri di Kecamatan Jonggol. Selain itu, peningkatan juga dilakukan pada Jalan Tambang, Jalan Malasari di Nanggung, Jalan Lebak, serta Jalan Sukamakmur sebagai akses vital mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.

Baca Juga :  Kolaborasi Pemkab Bogor dan Kementerian PU, Perbaikan Jalan Nasional Kemang Dikebut Siang Malam

Tak hanya pembangunan jalan, Pemkab Bogor juga merealisasikan pembangunan drainase Jonggol–Sukamakmur, pembangunan Jembatan Ciranjaya di Tanjungsari, serta rekonstruksi Jalan Weninggalih–Balekambang di Kecamatan Jonggol. Program Satu Miliar Satu Desa turut mendorong percepatan pembangunan jalan desa agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat di tingkat akar rumput.

Pembangunan infrastruktur juga dilakukan secara responsif melalui tindak lanjut atas aduan masyarakat. Berbagai ruas jalan lingkungan dan penghubung desa yang sebelumnya mengalami kerusakan kini diperbaiki sebagai bentuk komitmen pemerintah menjawab kebutuhan riil warga.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Bogor menuntaskan pembangunan dan rekonstruksi 499 meter jembatan sebagai penghubung vital mobilitas warga dan aktivitas ekonomi. Selain itu, pembangunan 20 kilometer drainase direalisasikan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mengurangi potensi genangan, serta pemenuhan sarana air bersih dan sanitasi bagi 2.631 rumah di 59 desa pada 25 kecamatan.

Baca Juga :  Integritas Menguat, Inovasi Melaju: Kepemimpinan Rudy Susmanto – Ade Ruhandi Perkokoh Reformasi Birokrasi Kabupaten Bogor

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan investasi jangka panjang untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur yang memadai diyakini mampu menekan biaya logistik, mempercepat arus perdagangan, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di berbagai wilayah.

“Pembangunan harus dirasakan merata. Jalan yang baik mempercepat pergerakan ekonomi, jembatan menghubungkan harapan, dan drainase yang tertata menjaga keberlanjutan lingkungan. Inilah komitmen kami menghadirkan pembangunan yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan capaian lebih dari 516 kilometer jalan dalam satu tahun, Pemkab Bogor memastikan ritme pembangunan terus terjaga, kualitas konstruksi ditingkatkan, serta dampak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan semakin diperluas demi kemajuan Kabupaten Bogor.

Penulis : Alzio

Editor : Arzian

Berita Terkait

Pemkab Bogor Percepat Reformasi Perizinan Demi Dorong Investasi dan Dongkrak PAD
Rudy Susmanto Dorong Layanan Haji Lebih Humanis dan Terintegrasi di Kabupaten Bogor
Wajah Baru Pasar Parung, Penataan PKL dan Kawasan Didorong Lebih Humanis
Pastikan Tepat Sasaran, Pemkab Bogor dan BPS Lakukan Ground Check PBI JK Non Aktif
Jembatan di Rumpin Ambruk, Wabup Bogor Gerak Cepat Tinjau dan Siapkan Penanganan
Finalisasi PSEL Galuga, Bogor Raya Menuju Era Baru Pengelolaan Sampah
Rudy Susmanto dan Thomas Rajunio Matangkan Sinergi TMMD ke-128 untuk Stabilitas dan Pemerataan Pembangunan
MQK Kabupaten Bogor Jadi Ajang Aktualisasi Kitab Kuning dan Penguatan Kompetensi Santri
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Bogor Percepat Reformasi Perizinan Demi Dorong Investasi dan Dongkrak PAD

Jumat, 17 April 2026 - 21:10 WIB

Rudy Susmanto Dorong Layanan Haji Lebih Humanis dan Terintegrasi di Kabupaten Bogor

Jumat, 17 April 2026 - 14:37 WIB

Wajah Baru Pasar Parung, Penataan PKL dan Kawasan Didorong Lebih Humanis

Jumat, 17 April 2026 - 10:52 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Pemkab Bogor dan BPS Lakukan Ground Check PBI JK Non Aktif

Kamis, 16 April 2026 - 20:17 WIB

Jembatan di Rumpin Ambruk, Wabup Bogor Gerak Cepat Tinjau dan Siapkan Penanganan

Berita Terbaru