Pemkab Bogor dan BPOM RI Bersinergi Cegah Penyalahgunaan OOT di Kalangan Remaja

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Bogor dan BPOM RI Bersinergi Cegah Penyalahgunaan OOT di Kalangan Remaja.

Pemkab Bogor dan BPOM RI Bersinergi Cegah Penyalahgunaan OOT di Kalangan Remaja.

BOGOR SATU – Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) yang diinisiasi BPOM RI bersama Universitas Pertahanan RI (UNHAN). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat pengawasan dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan obat.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kampus UNHAN itu turut melibatkan Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Kota Depok. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting guna membangun sistem pencegahan yang lebih efektif, khususnya bagi kalangan pelajar dan generasi muda yang rentan terhadap penyalahgunaan obat-obatan tertentu.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Dorong Layanan Haji Lebih Humanis dan Terintegrasi di Kabupaten Bogor

Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen mendukung seluruh program nasional yang bertujuan melindungi generasi muda. Ia menilai penyalahgunaan OOT harus dicegah sejak dini melalui penguatan edukasi, pengawasan, serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menegaskan bahwa penyalahgunaan OOT dapat berdampak luas terhadap masa depan bangsa. Menurutnya, ancaman tersebut tidak hanya berkaitan dengan kesehatan individu, tetapi juga berpotensi melemahkan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan nasional.

Baca Juga :  Diskominfo Kabupaten Bogor Ajak Pelajar Kenal Dunia Radio dan Broadcasting

Sebagai tindak lanjut, Balai POM Bogor akan melaksanakan program komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) ke ribuan sekolah di wilayah Bogor dan Depok. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menciptakan gerakan bersama dalam melindungi generasi muda dari penyalahgunaan obat-obatan tertentu.

Penulis : Alzio

Editor : Arzian

Berita Terkait

Ngubek Empang Meriahkan HJB ke-544, Warga Malasari Berburu Ikan dan Kebahagiaan
Sambut HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Bogor Satukan Olahraga, Sejarah, dan Wisata
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Komunitas Lingkungan Perkuat Gerakan Peduli Alam
Meriahkan HJB ke-544, Turnamen Voli Karang Taruna Jadi Panggung Atlet Muda di Malasari
Pemkab Bogor Hadirkan Tabligh Akbar untuk Menyemarakkan HJB ke-544
Inovasi “Lapor Pak Bupati” Bawa Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Nasional
Pengungkapan Kasus Tambang Ilegal dan Subsidi Energi Tuai Apresiasi Bupati Bogor
Pemulihan Sungai Cileungsi Terus Berjalan, Warga dan DLH Tertibkan Ikan Sapu-Sapu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:48 WIB

Ngubek Empang Meriahkan HJB ke-544, Warga Malasari Berburu Ikan dan Kebahagiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:45 WIB

Sambut HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Bogor Satukan Olahraga, Sejarah, dan Wisata

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:42 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Komunitas Lingkungan Perkuat Gerakan Peduli Alam

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:37 WIB

Meriahkan HJB ke-544, Turnamen Voli Karang Taruna Jadi Panggung Atlet Muda di Malasari

Senin, 1 Juni 2026 - 23:55 WIB

Pemkab Bogor Hadirkan Tabligh Akbar untuk Menyemarakkan HJB ke-544

Berita Terbaru