BOGOR SATU – Komunikasi efektif yang dibangun Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat kembali menunjukkan hasil konkret di lapangan. Koordinasi yang berjalan intens menjadi kunci percepatan penanganan bencana longsor dan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor.
Upaya penanganan tersebut kini mulai memperlihatkan progres nyata. Meski demikian, pemerintah daerah tetap menyadari masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan demi memastikan keamanan masyarakat dalam jangka panjang.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor menggandeng berbagai pihak, termasuk PSDA dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung–Cisadane (BBWSCC). Kolaborasi lintas pemerintah ini memperkuat langkah teknis di lapangan agar penanganan berjalan lebih terukur dan tepat sasaran.
Sinergi tersebut telah direalisasikan di beberapa titik lokasi terdampak bencana. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dalam satu gerak yang sama menjadi wujud komitmen bersama dalam merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan efektif.
Salah satu lokasi yang telah mendapatkan penanganan adalah Kampung Poncol RW 01, Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang. Di wilayah tersebut, telah dibangun dinding penahan tanah (DPT) sepanjang 60 meter sebagai langkah mitigasi dan pencegahan longsor susulan, guna memberikan rasa aman bagi warga sekitar.
Penulis : Alzio
Editor : Arzian









