BOGOR SATU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat tata kelola pemerintahan sebagai bagian dari komitmen mencegah korupsi dan mewujudkan pemerintahan yang berintegritas. Hal tersebut ditegaskan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi melalui Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) serta Optimalisasi Pemanfaatan Tanah dan Tata Ruang di Wilayah Jawa Barat di Bandung, Selasa (4/8).
Rapat koordinasi yang dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama para kepala daerah se-Jawa Barat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam membangun sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Menurut Rudy, pencegahan korupsi harus menjadi komitmen bersama seluruh unsur pemerintahan.
“Pencegahan korupsi dimulai dari tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkab Bogor terus meningkatkan sistem pengawasan dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Implementasi MCSP juga terus dioptimalkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus memastikan setiap proses pemerintahan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas.
Rudy menambahkan, penguatan tata kelola juga berkaitan dengan optimalisasi pemanfaatan tanah dan tata ruang. Pengelolaan aset dan ruang secara tepat dinilai dapat memberikan kepastian bagi pembangunan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Alzio
Editor : Arzian









