BOGOR SATU – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan penjemputan bendera pusaka sebagai momentum meneladani semangat perjuangan para pahlawan. Pesan tersebut disampaikan saat penjemputan bendera pusaka Pemerintah Kabupaten Bogor di rumah sejarah bekas Kantor Bupati Bogor masa revolusi fisik di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Ahad (9/8).
Rudy menilai rumah sejarah tersebut memiliki kedudukan penting dalam perjalanan Kabupaten Bogor. Selain menjadi bagian dari sejarah pemerintahan daerah, tempat itu juga menjadi saksi perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan pada masa revolusi fisik.
Ia menjelaskan bahwa bendera yang dijemput memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Bendera tersebut merupakan bendera pertama yang dikirim Pemerintah Pusat Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Bogor pada 1948 dan menjadi salah satu simbol perjalanan perjuangan pemerintahan daerah.
Bagi Rudy, menjemput satu bendera berarti menjemput kembali semangat perjuangan dan keikhlasan para pahlawan. Semangat tersebut harus diwujudkan oleh generasi saat ini melalui pengabdian, kerja bersama, serta kontribusi nyata dalam mengisi kemerdekaan.
Rudy berharap nilai sejarah yang terkandung dalam kegiatan tersebut dapat mempererat persatuan masyarakat Kabupaten Bogor. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam mewujudkan satu tujuan, yaitu membangun Kabupaten Bogor dan Indonesia secara bersama-sama.
Penulis : Alzio
Editor : Arzian









